Transformator Arus Tipe Kering MR dalam Ruangan untuk Pengukuran Akurat dan Proteksi Relai

Transformator Arus Tipe Kering MR dalam Ruangan untuk Pengukuran Akurat dan Proteksi Relai

Deskripsi Data Teknis Transformator Arus Jenis Kering MR Fungsi Transformator Arus Prinsip Operasi Transformator Arus Gambar dan Dimensi Transformator Arus Jenis Kering MR Pertanyaan Umum Teknis Transformator Arus Jenis Kering MR Deskripsi Transformator arus jenis kering MR dirancang untuk penggunaan dalam ruangan dengan rumah plastik tertutup sepenuhnya, sehingga ideal untuk pengukuran energi, pengukuran arus, dan […]

Produk | Detail

Deskripsi

Transformator arus jenis kering MR dirancang untuk penggunaan dalam ruangan dengan rumah plastik tertutup sepenuhnya, sehingga ideal untuk pengukuran energi, pengukuran arus, dan proteksi rele pada sistem tenaga yang beroperasi pada frekuensi 50 Hz atau 60 Hz. Sesuai dengan standar IEC60044-1:2003 dan GB1208-2006, transformator ini menjamin kinerja akurat pada aplikasi tegangan rendah, mendukung arus primer dari 30 A hingga 5000 A dan arus sekunder sebesar 5 A atau 1 A. Transformator ini dilengkapi lilitan yang dilapisi vernis, memberikan perlindungan terhadap kelembapan dan memastikan keandalan jangka panjang.

Dengan rating tegangan maksimum 0,72 kV dan rentang frekuensi operasi 50 Hz hingga 60 Hz, transformator arus MR menawarkan tingkat akurasi tinggi dengan kelas 1,0 dan 3,0. Rating arus termal sesaatnya adalah Ith = 60 × Ih, memastikan operasi aman bahkan dalam kondisi transien. Transformator arus jenis kering MR dirancang untuk mempertahankan akurasi dan mencegah saturasi selama kondisi hubung singkat, menjadikannya pilihan andal untuk pengukuran arus presisi dan proteksi sistem.

Produk Transformator Arus Jenis Kering MR

Data Teknis Transformator Arus Jenis Kering MR

Transformator arus jenis kering MR menawarkan kinerja andal dan akurat dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:

  1. Arus Primer Terukur: 5 A hingga 5000 A
  2. Arus Sekunder Terukur: 5 A atau 1 A
  3. Tegangan Terukur: 0,72 kV
  4. Frekuensi Terukur: 50 Hz atau 60 Hz
  5. Beban Terukur: 1 VA hingga 30 VA
  6. Kelas Akurasi: 0,5; 1,0; 3,0
  7. Faktor Keamanan Terukur: FS ≤ 5

Fungsi Transformator Arus

Seperti transformator lainnya, transformator arus (CT) terdiri atas lilitan primer, inti (core), dan lilitan sekunder. Meskipun beberapa transformator (termasuk transformator arus) dapat menggunakan inti udara, struktur dasarnya tetap serupa. Perbedaan utama antara transformator arus dan transformator tegangan standar terletak pada prinsip operasinya.

Perbedaan ini sangat penting karena mencerminkan fungsi spesifik masing-masing jenis transformator dalam sistem kelistrikan—transformator arus terutama digunakan untuk pengukuran arus dan proteksi, sedangkan transformator tegangan digunakan untuk pengukuran tegangan.

Prinsip Operasi Transformator Arus

Pengoperasian transformator arus didasarkan pada induksi elektromagnetik. Prinsip dasar fungsi transformator arus berakar pada hukum Faraday tentang induksi elektromagnetik, yang menyatakan bahwa medan magnet yang berubah akan menginduksi gaya gerak listrik (GGL) dalam suatu rangkaian tertutup.

Transformator arus umumnya terdiri atas komponen utama berikut:

  1. Inti (Core): Inti magnetik berbentuk loop tertutup digunakan untuk mengarahkan fluks magnetik yang dihasilkan oleh arus yang mengalir melalui lilitan primer.
  2. Lilitan Primer: Lilitan primer transformator arus memiliki jumlah lilitan yang sangat sedikit, sering kali hanya satu lilitan saja, dan dipasang secara seri pada jalur yang membawa arus yang akan diukur. Pada dasarnya, seluruh arus yang mengalir melalui jalur tersebut melewati lilitan primer.
  3. Lilitan Sekunder: Lilitan sekunder memiliki jumlah lilitan jauh lebih banyak dibanding lilitan primer dan dihubungkan ke instrumen pengukur atau rangkaian proteksi. Lilitan ini dirancang untuk menghasilkan arus yang diperkecil secara proporsional terhadap arus primer.

Ketika arus primer mengalir melalui CT, arus tersebut menghasilkan fluks magnetik di dalam inti. Fluks ini kemudian menginduksi arus pada lilitan sekunder yang besarnya proporsional terhadap arus primer. Arus pada lilitan sekunder biasanya jauh lebih kecil, sehingga cocok digunakan pada perangkat pengukur dan sistem proteksi yang memerlukan sinyal berskala kecil tersebut.

Gambar dan Dimensi Transformator Arus Jenis Kering MR

MR dry type curent transformer

 

Tipe ΦD Φd B H
MR-28 76 28 37 98
MRT-40 80 41 41 102,5
MR-42 76 42 36 105,5
MR-45 77 45 36 106
MR-60 93 60 27 116
MRT-70 119 70 42 142
MR-85 124 85 28 146
MR-125 157 125 28 188

Pertanyaan Umum Teknis Transformator Arus Jenis Kering MR

1. Apa aplikasi utama Transformator Arus Jenis Kering MR?
Transformator arus MR digunakan untuk pengukuran arus, pengukuran energi, dan proteksi rele pada sistem tenaga tegangan rendah.

2. Apa fitur utama Transformator Arus Jenis Kering MR?
Transformator ini menawarkan lilitan yang dilapisi vernis untuk perlindungan terhadap kelembapan, akurasi tinggi, serta rentang arus primer yang luas (5 A hingga 5000 A).

3. Standar apa saja yang dipenuhi oleh Transformator Arus Jenis Kering MR?
Transformator ini memenuhi standar IEC60044-1:2003 dan GB1208-2006, menjamin kinerja dan keamanan yang andal.

4. Apakah Transformator Arus Jenis Kering MR dapat digunakan di luar ruangan?
Tidak, transformator MR dirancang hanya untuk aplikasi dalam ruangan.

5. Berapa rating tegangan maksimum Transformator Arus Jenis Kering MR?
Transformator ini beroperasi dengan rating tegangan maksimum 0,72 kV, sehingga cocok untuk aplikasi tegangan rendah.


Produk Terkait:
Dokumen yang mungkin juga Anda sukai:
Top